Hari Sabtu, 14 April 2007, Ave mengantar Ompung ke Bandara.
Hari Itu Papa pulang cepat dari kantor, biasanya sekita jam 14.00 baru sampai rumah tapi hari itu jam 12.30 papa sudah sampai di rumah. Ternyata Papa dan Mama mau antar Ompung ke bandara. Ompung mau pulang ke Padang.
Kata Papa, di bandara banyak pesawatnya, wah asyik nih bisa lihat pesawat. Selama ini Ave hanya bisa lihat pesawat yang terbang di atas rumah saja, bentuknya sih kecil.
Jam 13.00 Kita berangkat naik mobil, dengan pak sopir yang usil yaitu "Papa" he..he..
Eh..kok ternyata malah belok ke Mall Giant, katanya mau ke bandara tapi malah belok ke tempat dimana Ave biasa maen kereta api dan ayunan.
Ompung juga kaget, dia bilang begini "Lho, ngapain kita kesini?"
Kalau Ave cuek saja, kalau nggak jadi ke bandara juga nggak apa-apa, karena kita sudah berada di tempat mainan!!
Ternyata Papa bilang, kita ke bandaranya naek bis Damri, mobilnya diparkir di Mall Giant saja, karena kalau hari Sabtu jalanannya suka macet. Lagipula Ave juga belum pernah naek Bis, biasanya cuma naek mobilnya papa atau naek angkot.
Wah..seperti apa ya rasanya naik bis itu....
Di dalam Bis, Ave duduk di bangku paling depan bersama Mama dan Ompung, di belakang Pak Sopir. Ternyata enak juga naik bis Damri, bahkan sampai-sampai Mama dan Ompung terkantuk-kantuk, kepalanya jatuh-jatuh terus, untung nggak ngeces hi....
Kalau Ave sih liat-liat pemandangan, tapi suka ada yang gangguin, siapa lagi kalau bukan...PAPA!! ..iih usil amat sih.
Sesampainya di Bandara, sebelum Ompung masuk ke ruangan, Ave sempat berfoto dengan Ompung. Nih gambarnya.
Kemudian Ave diajak Papa dan Mama jalan-jalan di sekitar bandara, kita naik ke anjungan pengunjung dan...ternyata Ave bisa lihat pesawat dari dekat, wah ...gede sekali.
"Pa, Ave mau naik pesawat, ayo Pa!!"
"iya, tapi jangan sekarang, nanti bulan desember, kalau kita ke rumah ompung, Ave bisa naik pesawat" Kata Papa.
Desember? wah masih lama sekali, tapi nggak apa-apa deh. Yang penting bisa naek pesawat dan ketemu dengan Om Gendut "Adi" semoga tidak bertambah gendut.
No comments:
Post a Comment